Nasehat Wakil Ketua MK Untuk Pejabat di Dompu

Wakil Ketua MK, Dr Anwar Usman, menyampaikan nasehat kepada pejabat di Dompu. AKTUALITA.INFO , Dompu – Wakil Ketua Mahkamah Konstitus...

Wakil Ketua MK, Dr Anwar Usman, menyampaikan nasehat kepada pejabat di Dompu.

AKTUALITA.INFO, Dompu – Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Dr Anwar Usman, dalam acara silaturrahminya di Pengadilan Negeri Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu malam (05/11/2016), berkesempatan memberika sambutan di hadapan para pejabat teras Pemerintah Kabupaten Dompu dan seluruh Hakim Pengadilan Negeri Dompu.

Tidak banyak hal yang disampaikan oleh Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut. Hanya beberapa poin disampaikannya yang berisi nasehat, dimana tetap dalam koridor kapasitasnya sebagai Hakim.

Petuah Anwar diawali dengan mengutip sebuah hadits Qulil haqqa walau kana murran (katakanlah kebenaran walaupun itu pahit). “Artinya dalam keadaan apapun dan di manapun kebenaran harus disampaikan. Dalam postur sebagai Hakim, kebenaran harus dijadikan sandaran dalam memutuskan sebuah perkara,” jelas Anwar.

Pada kesempatan itu, diingatkannya juga "Kalau kita tidak bersatu maka kekuatan itu akan pecah".
Melengkapi nasehatnya untuk para Hakim di lingkungan Pengadilan Negeri Dompu, Anwar kembali mengutip perkataan Ali Bin Abi Talib yang berbunyi "kejahatan yang terorganisir bisa mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir".

Dia pun berpesan kepada para hadirin mudah-mudahan setiap langkah di dalam menunaikan tugas baik sebagai warga negara, sebagai pejabat maupun sebagai hamba Allah, niat adalah hal palig mendasar.

Menegaskan petuah tersebut, dirinya pun mengambil cerita jaman sahabat Ali Bin Abi Talib ketika pertama kali menerima amanah sebagai khalifah di masa itu. Katanya, Ali pada waktu itu langsung mengucapkan kalimat Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un.

Dimaknai oleh Anwar, betapa amanah yang diterima oleh sahabat Ali adalah tanggungjawab yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. "Karena manusia datangnya dari Allah dan akan kembali kepada Allah, maka amanah tersebut akan dimintai pertanggungjawaban," jelasnya.

[yani]

Related

Headline 8544854213060132502

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item