Kabid Belanja Dinas PPKAD Dompu Diperiksa Soal Kasus K2

Penyidik Polda NTB saat memeriksa saksi dalam kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS K2 Dompu. [yani] AKTUALITA.INFO , Dompu – Kepala B...

Penyidik Polda NTB saat memeriksa saksi dalam kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS K2 Dompu. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu – Kepala Bidang Belanja Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Drs Muhammad Hatta, Rabu, 30 November 016, diperiksa Penyidik Polda NTB terkait kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS K2.

Hatta diperiksa untuk diambil keterangannya di ruangan Unit Pidana Umum I, Kepolisian Resor (Polres) Dompu, sekitar pukul 11.00 Wita. Usai pemeriksaan, Hatta menjelaskan dirinya diperiksa seputar pembayaran gaji terhadap 134 CPNS yang dibatalkan oleh BKN Regional X Denpasar-Bali. "Pemeriksaan oleh penyidik terkait jumlah gaji yang dibayarkan untuk bulan November dan Desember 2015, dan bulan Januari hingga September 2016,” jelasnya.

Ditanya besar nominal pembayaran, Hatta tidak bisa menjawabnya karena lupa. "Saya lupa besarnya berapa, tapi yang jelas pemeriksaan hari ini masalah gaji 134 CPNS," ujar dia.

Selain dimintai keterangan pembayaran gaji, ditambahkan Hatta, dirinya juga dimintai oleh Penyidik data pembayaran. "Saya sudah serahkan data gaji 134 CPNS yang pernah kita bayar," ditambahkan dia.

Diketahui, sudah dua hari yakni Selasa dan Rabu, 29-30 November 016, Penyidik Polda NTB melakukan pemeriksaan terhadap para pihak terkait proses hukum dugaan korupsi perekrutan CPNS K2 Dompu tahun anggaran 2013 dan 2014.

Penyidik dari Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB tersebut berjumlah 5 orang. Melakukan pemeriksaan di ruang Pidum I Polres Dompu, dari pagi hingga sore hari.

Para Penyidik enggan memberikan keterangan perihal proses pemeriksaan yang sedang berjalan. "No...no...no... kami tidak bisa berikan keterangan, karena kami hanya staf," ujar salah satu Penyidik.


[yani]

Related

Hukrim 2737298080321350408

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item