Pemilukada Bima, GP ANSOR: Figur Muda Harus Tampil

Aktualita.info, BIMA – Tahun 2016 mendatang tongkat kepemimpinan di Kabupaten Bima akan diperebutkan di arena Pemilukada. Namun Gerakan ...



Aktualita.info, BIMA – Tahun 2016 mendatang tongkat kepemimpinan di Kabupaten Bima akan diperebutkan di arena Pemilukada. Namun Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bima, menilai ada kevakuman kaderisasi politik. Figur yang tampil dalam Pilkada mengesankan tidak memberi ruang pada kader muda. Dikuatirkan ada nuansa kapitalisasi politik dalam proses rekrutmen bakal calon Bupati Bima nantinya.

Wakil Ketua GP Ansor Kabupaten Bima, Abdul Muluk, mengatakan GP Ansor tetap menghormati proses-proses politik yg ditempuh oleh parpol sebagai institusi demokrasi yang diamanatkan Undang-undang. Parpol harus juga membuka ruang kader muda dalam proses politik, juga tidak melihat dari sisi berapa kekayaan yang dimiliki figur. “GP Ansor menilai harus ada upaya membongkar kebuntuan regenerasi kepemimpinan saat ini,” kata Muluk  dalam siaran persnya, Minggu (22/3/2015).

Menurut dia, sebagai organisasi Kepemudaan, GP Ansor menilai sudah saatnya kader-kader muda layak didorong sebagai pilihan-pilihan baru bagi masyarakat Kabupaten Bima. Namun tetap menakar potensi, visi, kapasitas serta kapabilitas kader-kader muda yang patut dan layak itu.

GP Ansor menilai, trand sukses Jokowi yang berhasil menjadi Presiden dengan meniti karir sebagai Walikota, juga bisa ditularkan di daerah. Pendekatannya jangan semata-mata modal dan finansial. Sampai kapan bisa menemukan figur yang benar-benar bisa membawa Kabupaten Bima pada Kesejahteraannya.

Dari hasil pemetaan yang GP Ansor lakukan beberapa tahun terakhir ini, ada beberapa nama yang layak dipertimbangkan yaitu, Wahyudin, S. Ag, Plt. Ketua DPD Golkar Kabupaten Bima, Dzul Amirul Haq, Ketua DPD KNPI Kota Bima yang juga pernah menjadi peserta konvensi Bacabup Golkar 2010, dan Ferdiansyah Fajar Islam, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bima saat ini. Terdapat beberapa nama lainnya, seperti Muhammad Aminurlah, SE, Syarif Ahmad, MSi.

[yd*]

Related

Politik 3986819720385231693

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item